DIPERHATIKAN DENGAN BAIK
PERLU DIPERHATIKAN HAL INI DENGAN BAIK OLEH KITA SEMUA
Rasulullah ﷺ bersabda:
لا يقولن أحدكم "ما شاء الله وشاء فلان"، ولكن "ما شاء الله، ثم شاء فلان".
Janganlah sekali-kali salah seorang dari kalian mengucapkan "Maa Syaa Allah wa Syaa Fulaanun (Apa yang Allah dan Fulan kehendaki), akan tetapi (katakanlah) "Apa yang Allah kehendaki, kemudian apa yang Fulan kehendaki".
Al-Imam Al-Khaththaabiy rahimahullah berkata terkait hadits diatas:
أرشدهم ﷺ إلى الأدب في تقديم مشيئة الله تعالى على مشيئة من سواه، وإختارها بـ(ثم) التي هي للنسق والتراخي، بخلاف (و) التي هي للإشتراك.
Rasulullah ﷺ memberi bimbingan kepada mereka (yakni para shahabat) kepada adab pada hal mendahului kehendak Allah atas kehendak yang datang dari selain-Nya, dan beliau memilihkan huruf untuk kalimat masyi'ah tersebut dengan huruf ثم (tsumma) yang ia merupakan huruf untuk memberi urutan dan jarak waktu, berbeda hal nya dengan huruf و (wauw) yang ia merupakan huruf Isytirak (penyandingan atau penyekutuan).
📒 Diriwayatkan oleh Al-Qadhiy Abul Fadhli ’Iyadh dari Sunan Abi Daud no.4980, di dalam kitab beliau Asy-Syifa hlm. 62, hadits no. 10, cetakan Darul Faihaa' tahun 1442 Hijriyyah / 2021 M

Komentar
Posting Komentar