Kampung kitâb kuning bikin challenge seperti gambar. امرأة عدل Kenapa susunan ini dibenarkan dalam kaidah nahwu ? Maka kita jawab alasan kenapa imraatun 'adlun itu dibolehkan dalam kaidah nahwu ? Jawabnya simak penjelasannya berikut ini: إن كان النعت مصدرا؛ إنه يبقى على صيغة واحدة للمفرد والمثنى والجمع والمذكر والمؤنث؛ فنقول:"رجل عدل ورجلان عدل ورجال عدل، وامرأة عدل وامرأتان عدل ونساء عدل Jika na'at berupa mashdar, sesungguhnya ia akan tetap di atas satu shîgah baik untuk mufrad, mutsannâ, jama', mudzakkar, maupun muannats. Sehingga kita akan katakan: رجل عدل, رجلان عدل, رجال عدل, امرأة عدل, امرأتان عدل, نساء عدل. Nasehat untuk kita dan juga kelompok sebelah khususnya yang komentar pada reels tersebut yang menyindir salafiy: Belajar itu mengajarkan kita untuk tawâdhu' bukan untuk adu kehebatan dan berbangga-bangga dengan ilmu, karena tidak ada manusia yang menguasai semua ilmu, dalam satu keadaan mungkin kita tahu cabang ilmu, dan di keadaan yang lain akan banyak...